Jember, Pak JITU.com – Taman Kanak-kanak Ar Rahmah (TK Ar Rahmah) yang berada di sebelah utara Kantor Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari terus berkembang.
Perkembangan sekolah yang berdiri sejak tahun 2017 itu terlihat dari semakin banyaknya siswa yang mendaftar dalam setiap tahunnya.
Uswatun Hasanah SE., Kepala Sekolah TK yang berada dalam naungan Yayasan Abdul Rahman Musafi Banjarsari itu menyebutkan saat ini sudah ada 30 siswa mendaftar sejak pendaftaran siswa baru dibuka.
Uswatun Hasanah SE. Kepala Sekolah TK Ar Rahmah Banjarsari Bangsalsari Jember
“Untuk yang sudah mendaftar tahun ajaran 2025-2026 adalah sebanyak 30 siswa,” ujar Uswatun saat dikonfirmasi di sela-sela acara lepas pisah siswa (18/6/25).
Jumlah itu terhitung banyak mengingat TK Ar Rahmah ini berada di wilayah pinggiran pedesaan yang menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember (BPS Jember) tahun 2024 populasinya hanya 4.862 jiwa.
Minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah ini juga terlihat dari sekian siswa yang berasal dari Desa tetangga, Tugusari.
“Bisa melatih anak-anak bisa menjadi seperti ini itu sudah luar biasa bagi kami, karena yang kita latih itu kan bukan anak dewasa melainkan anak-anak jadi melatihnya lebih sulit,” kata Uswatun, menceritakan bagaimana rumitnya melatih anak-anak sehingga bisa tampil luar biasa dalam panggung lepas pisah siswa angkatan 2024-2025 itu.
“Alhamdulillah TK Ar-rahmah adalah sekolah termuda yang sudah terakreditasi dan mendapatkan ILB,” imbuhnya.
Seraya berucap terimakasih kepada semua wali murid dan masyarakat yang telah mendukung dan mempercayakan anak-anaknya kepada sekolah yang dipimpinnya itu, Uswatun berharap kedepan bisa menjadi lebih baik lagi.
“Semoga nanti ilmu yang didapat dari sekolah ini bisa bermanfaat dunia dan akhirat dan semoga kedepannya TK Ar Rahmah lebih maju lagi, lebih baik lagi karena tanpa dukungan masyarakat kami bukan siapa-siapa,” harapnya.
Ennyatur Rahman, bendahara Yayasan Abdul Rahman Musafi kepada Pak JITU.com menyebut bahwa yayasan yang dikelolanya itu sudah memiliki 3 jenjang sekolah, yaitu TK Ar Rahmah, SMP Ar Rahmah dan SMK Ar Rahmah.
Ennyatur Rahman, bendahara Yayasan Abdul Rahman Musafi Banjarsari Bangsalsari Jember
“Perkembangannya baik, karena dulunya muridnya 8 jadi 72, dari SMP dulunya 2 jadi 10 sekarang (kelas) 1, 2, 3 menjadi 30 orang, (di Yayasan Abdul Rahman Musafi sudah ada TK) SMP dan SMK,” terang anak ke 3 bani Abdul Rahman bin Musafi itu.
Sebagai tambahan informasi, Yayasan Abdul Rahman Musafi ini dikelola oleh keluarga besar Alm. Abdul Rahman bin Musafi, dimana keluarga ini adalah keluarga yang sangat perduli terhadap pentingnya pendidikan. Konon keluarga ini adalah cikal bakal keluarga sadar pendidikan di pedesaan ditengah masyarakat Desa yang abai akan pendidikan kala itu.
“Untuk masyarakat Banjarsari dan Tugusari khususnya mudah-mudahan mempercayakan anaknya kepada pendidikan Ar Rahmah, karena Ar Rahmah ini bukan hanya mendidik dari segi ilmu umum, namun di Ar Rahmah ini dididik menjadi anak yang berkarakter, berakhlakul karimah dan menjadikan anak yang sekeluarnya dari SMK atau SMP Ar Rahmah menjadi anak yang mandiri dan berwiraswasta,” tambahnya.
Sementara itu Jumsari, salah satu wali murid yang putranya berhasil menjadi salah satu siswa berprestasi dalam angkatan 2024-2025 ini mengaku bangga karena sudah menyekolahkan anaknya di TK tersebut. Menurutnya anaknya kini bisa banyak hal termasuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.
Jumsari, Wali murid TK Ar Rahmah saat wawancara dengan media ini
“Alhamdulillah luar biasa, apa yang anak kami belum bisa sebelumnya anak kami sudah bisa, bisa berhitung, bisa membaca dan bisa bermain dengan baik dan bisa teratur,” katanya.
“Kami sangat berterimakasih kepada segenap guru dan juga terutama yayasan karena telah memberikan banyak ilmu, memberikan banyak pelajaran kepada anak kami,” pungkasnya. (Yunus)
JEMBER, Pak JITU.com – Tim Advokasi dan Hukum Wakil Bupati Jember memberikan pernyataan resmi sebagai respons atas narasi yang dibangun oleh Kuasa Hukum Bupati Jember. Upaya mempublikasikan detail finansial pribadi tanpa ba...
Mendekonstruksi Wajah “Wakil Tuhan”: Antara Jeruji dan Integritas Progresif Oleh: DODIK PUJI BASUKI, SH., MH. Tragedi OTT yang menyeret pimpinan Pengadilan Negeri Depok pada Februari 2026 ini bukan sekadar skandal sua...
Jember, Pak JITU.com – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Jember mengeluhkan belum terbitnya izin penggunaan lahan milik PTPN I Regional 5 Jember untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga kini, surat permohonan yan...
Jember, Pak JITU.com – Bantahan Kepala Desa Karangsono, Mohammad Ahrul Fatah, terkait tudingan pemalsuan tanda tangan dalam berita acara Musyawarah Desa (Musdes) tertanggal 13 Agustus 2025, mendapat sanggahan dari Ketua Badan Perm...
Dwi-Tunggal, Etika dalam Malfungsi Birokrasi Oleh: Dodik Puji Basuki, S.H., M.H. Pemerintahan daerah dwi-tunggal bukan sekadar nomenklatur administratif, melainkan mandat sosiologis yang lahir dari kepercayaan publik. Namun, din...
JEMBER, Pak JITU.com – Komisi B DPRD Kabupaten Jember melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan program Optimalisasi Lahan (Oplah) di tiga desa di Kecamatan Bangsalsari, Selasa (3/2/2026). Sidak ini merupakan tindak...
JEMBER, Pak JITU.com – Tim Advokasi dan Hukum Wakil Bupati Jember memberikan pernyataan resmi sebagai respons atas narasi yang dibangun oleh Kuasa Hukum Bupati Jember. Upaya mempublikasikan detail finansial pribadi tanpa basis data yang terver...