Jember, Pak JITU.com – Rekaman video seorang warga yang mengaku sebagai tetangga satu RW dan satu RT dengan Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto ST. IPU. viral melalui pesan berantai WhatsApp.
Terlihat di dalam video berdurasi 2 menit 51 detik, yang direkam kamis sore (2/3/23) itu, genangan air banjir mencapai setinggi dada manusia.
“Tanggal 2 maret 2023, jam 5 sore dikampung ledok banjir lagi, untuk ke lima kalinya,” jelas perekam video yang belum diketahui identitasnya itu, dibagian awal videonya, seraya mengarahkan kameranya kekumpulan warga yang sedang menghindar dari genangan air banjir.
“Monggo pak Bupati, ini gimana ini? kampungnya banjir lagi ini?” imbuhnya dengan nada seolah ingin memberi tahu Bupati Jember bahwa kampung tersebut sedang kebanjiran.
https://youtu.be/ymnZCFA0ejQ
Dalam video yang diperkirakan diambil di daerah Jalan Sultan Agung, Lingkungan Kampung Ledok, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang Jember itu, warga seolah menuntut tanggung jawab Bupati Jember untuk membenahi Kabupaten yang saat ini dipimpinnya itu, sesuai janji kampanyenya 2 tahun lalu.
“Kampung ledok ini, katanya kampung paling tercinta ini, kampung kesayangan, kok bisa banjir lagi ini?” lanjut perekam video seolah sedang berbicara dengan Bupati Jember.
Lebih lanjut perekam video menduga penyebab banjir itu gara-gara proyek yang dia sebut sebagai proyek tidak jelas, yang sedang dikerjakan dibantaran sungai Jompo Jember.
Perekam video juga meminta agar bupati mencarikan solusi agar banjir tidak lagi melanda kampung tersebut.
“Ini wargae jenengan (warga anda ;red) ini, satu RW dengan jenengan ini,” jelas perekam video yang disambut oleh teriakan dari warga lain yang mengatakan “Satu RT, satu RT, satu RT,” seolah meralat ucapan perekam video.
“Jangan bermimpi benahi Jember, kalau kampungnya tidak bisa dibenahi,” sergah perekam video dengan nada sedikit meninggi.
Perekam video juga menjelaskan bahwa sejak dulu kampung tersebut tidak pernah digenangi jember, bahkan perekam video menjabarkan sejak kecil dia tidak pernah mengetahui kampungnya dilanda banjir.
“Monggo sampean orang proyek, orang kontraktor, orang konstruksi, dicarikan jalan keluar, sampean Bupati, punya wewenang, punya otoritas, untuk mengatasi kampung tercinta ini,” lanjut perekam video dengan nada seolah meluapkan kekesalan.
Dalam bahasa jawa yang Pak JITU.com terjemahkan kedalam bahasa Indonesia, perekam video menutup videonya dengan kalimat “Masa hanya mau diberi beras saja dari dinas sosial, tidak ada solusi? enak kalau begitu caranya, semua bisa jadi Bupati kalau begitu caranya,”. (md)
Video Terkait :
https://youtube.com/shorts/yaGvV06IK4s?feature=share
























