Beranda / Pertanian / Kejar Target 2.600 Hektare, PG Semboro dan Pemkab Jember Galakkan Program Bongkar Ratoon

Kejar Target 2.600 Hektare, PG Semboro dan Pemkab Jember Galakkan Program Bongkar Ratoon

Jember, Pak JITU.com – Dalam rangka pengembangan kawasan tanaman tebu di Kabupaten Jember serta mendukung swasembada gula nasional, digelar acara Tanam Tebu Bersama di lahan warga Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Selasa (3/12/2025).

Acara ini dihadiri oleh General Manager (GM) PG Semboro, Camat Tanggul, Kapolsek, Danramil, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Jember, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta para Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) Jember.

Kegiatan dibuka secara daring (live streaming) oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang diikuti serentak oleh seluruh kabupaten se-Jawa Timur. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penanaman tebu bersama di areal lahan yang telah disiapkan.

“Semua pihak harus mendukung (support), tidak hanya dari dinas maupun Pabrik Gula (PG) saja, namun petani juga harus terlibat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan tebu dengan kualitas terbaik,” ungkap Emil Dardak dalam sambutannya.

BACA JUGA :   Petani Tebu Jember Pertanyakan Program Bongkar Ratoon di Forum Guse Menyapa

General Manager PG Semboro, Agus Budi Juwono, menjelaskan bahwa kegiatan ini berkaitan dengan program “Bongkar Ratoon”. Program ini merupakan upaya peremajaan tanaman tebu dengan membongkar tanaman lama (ratoon) yang produktivitasnya sudah menurun, lalu menggantinya dengan bibit baru yang lebih berkualitas.

“Program dari Kementerian Pertanian RI ini bertujuan meningkatkan kembali produktivitas tebu. Di Jember sendiri ditargetkan ada 2.600 hektare lahan yang akan ditanami bibit baru, namun saat ini baru terdaftar sekitar 400 hektare,” ujar Agus Budi.

Agus menambahkan, program ini menggunakan skema CPCL (Calon Petani Calon Lahan) yang menyasar petani tebu lama dengan hasil panen kurang maksimal.

“Melalui program Bongkar Ratoon ini, diharapkan pada musim giling berikutnya hasil produksi bisa lebih baik, bahkan tembus di atas 1.000 kuintal per hektare, mengingat selama ini rata-rata masih di bawah angka tersebut,” jelasnya.

Namun, di tengah pelaksanaan acara, muncul tanggapan berbeda dari pemilik lahan. Halimatus Sa’diyah, warga Tanggul Wetan yang lahannya digunakan untuk kegiatan tanam bersama, menyebut bahwa bantuan yang diterimanya adalah program Presiden Prabowo, bukan sekadar Bongkar Ratoon biasa.

“Bukan, ini bukan Bongkar Ratoon, ini program dari Pak Prabowo,” tegasnya.

Di sisi lain, Nuruddin tokoh petani tebu setempat menyoroti pelaksanaan program yang dinilai kurang sosialisasi. Ia berharap bantuan pemerintah ini bisa lebih tepat sasaran kepada petani tebu yang benar-benar membutuhkan.

BACA JUGA :   Penyuluh Pertanian Dirotasi Begini Tanggapan Petani dan DPRD Jember

“Program ini minim sosialisasi sejak bulan-bulan kemarin. Seandainya ada sosialisasi yang masif, saya kira program ini bakal terserap habis oleh semua petani,” pungkas Nuruddin.

Pewarta : Roith Husein
Editor : Muhammad Yunus

[fb_button]

Komentar Facebook
Tag:

Tinggalkan Balasan

Post Lainnya