Beranda / Sosial / Gumukmas Diserbu Lalat Warga Minta Tutup Paksa Kandang Ayam

Gumukmas Diserbu Lalat Warga Minta Tutup Paksa Kandang Ayam

Jember, Pak JITU.com – Sejumlah video yang menunjukkan fenomena serbuan ribuan lalat di pemukiman warga wilayah Kecamatan Gumukmas, Jember, viral di berbagai platform media sosial sejak Selasa (16/12/2025).

Kondisi ini dinilai tidak wajar dan sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat.

Dalam salah satu video yang beredar, seorang warga memperlihatkan tumpukan bangkai lalat di atas meja dan di dalam kantong plastik ungu hasil sapuan lantai.

“Ini lagi, lalatnya dapat satu kresek. Ini gara-gara kandang ayam di selatan Perumnas Gumukmas,” ujar perekam video tersebut sembari mempertanyakan tanggung jawab pemilik kandang. Ia juga mengeluhkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan terakhir hingga menghambat aktivitas memasak dan mencuci.

“Sampai enggak bisa masak, sampai nggak bisa cuci, gimana ini? ini sudah satu bulan lebih ini,” keluhnya.

Kepala Desa Gumukmas, Rudianto, membenarkan adanya keluhan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak desa bersama Muspika telah memanggil pemilik kandang ayam yang bersangkutan untuk dimintai pertanggungjawaban.

BACA JUGA :   PMI Asal Jember Koma di Jeddah, RS Bina Sehat Siap Bantu Pemulangan

“Kemarin sudah kami panggil ke kantor desa. Pemilik kandang menyatakan bersedia memberikan obat (pestisida/disinfektan) kepada warga terdampak,” ujar Rudianto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (17/12/2025).

Meski belum merinci detail kesepakatan tertulis yang dibuat, Rudianto menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan peninjauan langsung ke lapangan. “Saat ini saya sedang di lokasi kandang untuk menindaklanjuti kesepakatan yang dibuat kemarin,” tambahnya.

Keresahan warga nampaknya sudah mencapai puncaknya. Subur, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengaku kewalahan menerima laporan dari warga yang merasa mediasi sebelumnya belum membuahkan hasil nyata.

“Banyak warga yang melapor. Mereka sepertinya sudah sangat resah hingga berniat melakukan aksi demonstrasi untuk menutup kandang. Saya sempat mencegah karena kemarin sudah ada mediasi, tapi karena belum ada tindak lanjut nyata, warga mulai tidak sabar,” ungkap Subur.

BACA JUGA :   Peran Filsafat Islam dalam Meningkatkan Profesionalisme Tenaga Kesehatan untuk Mengawal Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes

Hingga berita ini diturunkan, Rudi, selaku pemilik kandang ayam yang diduga menjadi sumber hama lalat, belum memberikan respons saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (18/12/2025). (Yunus)

[fb_button]

Komentar Facebook
Tag:

Tinggalkan Balasan

Post Lainnya