Beranda / Seni dan Budaya / Insiden Maut di Kolam Renang Jati Park Jember Pengelola Perketat Pengawasan

Insiden Maut di Kolam Renang Jati Park Jember Pengelola Perketat Pengawasan

Jember, Pak JITU.com – Sebuah video yang memperlihatkan kepanikan pengunjung saat menggotong seorang bocah yang diduga tenggelam di objek wisata kolam renang viral di media sosial. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di wahana pemandian Jati Park, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, pada Minggu (28/12/2025).

Korban diketahui merupakan seorang balita berinisial ACR, warga Perumahan Taman Gading. Meski sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Pengelola Jati Park, Riadi Kadir, memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban datang bersama keluarganya. Sebelum kejadian, korban diketahui baru saja selesai makan dan langsung bermain di kolam anak dengan kedalaman sekitar 40 sentimeter.

“Tersedak mungkin ini, Mas. Orang renang kan tidak boleh makan kenyang, (tadi) habis disuapi makan. Terus ibunya tidak tahu ke mana. Di kolam 40 cm itu kok, bukan yang dalam,” ujar Riadi saat memberikan keterangan kepada awak media melalui sambungan telepon.

BACA JUGA :   Jember Darurat Pembuangan Bayi, Kasus ke-12 Ditemukan Begini Polanya

Riadi menduga kuat bahwa korban meninggal bukan karena tenggelam secara teknis, melainkan akibat kondisi darurat medis saat berenang dalam keadaan perut sangat kenyang.

Pihak pengelola menegaskan bahwa saat kejadian, terdapat dua petugas penjaga kolam yang bersiaga. Situasi pengunjung pun terpantau tidak terlalu ramai dibandingkan hari biasanya. Riadi menyebut insiden ini murni akibat kelalaian dalam pengawasan orang tua.

“Ini kejadian pertama setelah 8 tahun kami beroperasi. Kami pastikan ini bukan karena kelalaian petugas,” tambahnya.

Meski sempat terjadi insiden maut, operasional Jati Park terpantau tetap berjalan normal, walaupun jumlah pengunjung mengalami penurunan. Pihak keluarga korban dilaporkan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan terkait kelalaian pengawasan keluarga.

BACA JUGA :   Banser Bersama TNI-Polri Amankan Perayaan Natal di GPdI Alfa Omega Kasiyan Timur

Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak pengelola berkomitmen untuk:

  • Menambah jumlah personel penjaga kolam.

  • Memperketat pengawasan, terutama menjelang puncak libur Tahun Baru 2026.

  • Memberikan imbauan lebih intensif kepada orang tua agar selalu mendampingi anak-anaknya saat bermain air. (Bustanul Ulum)

[fb_button]

Komentar Facebook
Tag:

Tinggalkan Balasan

Post Lainnya