Beranda / Politik / Jih Hendy Tercatat Gelontorkan 61 Miliar Insentif Guru Ngaji

Jih Hendy Tercatat Gelontorkan 61 Miliar Insentif Guru Ngaji

Jember, Pak JITU.com – Hendy Siswanto Centre (HSC) mencatat ada sebanyak 40,710 Guru Ngaji telah menerima manfaat selama H. Hendy Siswanto ST., IPU., ASEAN., Eng., dan KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember dalam kurun waktu tahun 2021 hingga tahun 2023.

 

Total anggaran yang digelontorkan oleh keduanya tercatat sebesar 61 Miliar Rupiah, dengan rincian: 18 miliar rupiah pada tahun 2021 untuk 12 ribu Guru Ngaji, 15,8 miliar pada tahun 2022 untuk 10,551 Guru Ngaji, 27,2 miliar rupiah pada tahun 2023 untuk 18,159 Guru Ngaji.

 

Jih Hendy – Gus Firjaun yang saat ini sedang menjadi Cabup Cawabup Jember (Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Jember) periode 2024-2029 dengan nomor urut 1 ini di klaim juga menggelontorkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk Masjid senilai 1,8 miliar rupiah untuk 107 Masjid di Kabupaten Jember selama kurun waktu yang sama.

 

Tak hanya itu paslon dengan tag line Wes Wayahe Lanjutkan itu juga disebut telah memberi Bansos kepada 82 Pondok Pesantren dengan total anggaran sebesar 1,98 miliar rupiah.

BACA JUGA :   Panwaslu Sudah Limpahkan Kasus Rambipuji Ke Bawaslu

 

Cabup Cawabup yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan disebut sebagai penyelamat demokrasi karena Pilkada Jember 2024 tidak melawan kotak kosong ini, juga di klaim menggelontorkan bansos kebanyak lembaga organisasi masyarakat, puluhan Mushalla dan Taman Pendidikan Alquran, dengan total anggaran keseluruhan sebesar 66,6 miliar rupiah selama 3 tahun menjabat.

 

Sebelumnya Gus Firjaun sempat menyampaikan akan memberikan perhatian lebih besar pada lembaga pendidikan seperti pesantren, masjid, Mushalla dan sejenisnya bila keduanya ditakdirkan terpilih lagi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember. Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers ketika pendaftaran pasangan calon Jih Hendy – Gus Firjaun ke KPUD Jember pada 29 Agustus lalu.

 

Dalam kesempatan itu Gus Firjaun mengaku memang belum maksimal memberikan bantuan karena terbentur regulasi dimana pada saat itu ada banyak infrastruktur yang harus diperbaiki dan sekaligus berbarengan dengan pandemi Covid 19. Namun ia berjanji akan memberikan perhatian khusus dan memaksimalkan bantuan apalagi menurutnya pesantren adalah latar belakangnya.

BACA JUGA :   Video Viral Kaos 02, Pemeran Ngaku Ditekan Begini Ceritanya

 

Sementara itu Drs. H. Achmad Mushoddaq, M.Hi, M.Si. selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kabupaten Jember, saat coba dikonfirmasi melalui kontak pribadinya perihal data bantuan sosial yang diklaim oleh HSC sebagaimana tercatat diatas mengaku sedang cuti sakit. (Yunus)

[fb_button]

Komentar Facebook
Tag:

Tinggalkan Balasan

Post Lainnya