Jember, Pak JITU.com – Sidak (Inspeksi Dadakan) terhadap kios-kios pupuk subsidi nakal gencar dilakukan oleh H. Khurul Fatoni di wilayah perbatasan Jember – Lumajang.
Sidak kali ini adalah lanjutan dari sidak sebelumnya yang dilakukan oleh anggota Komisi B DPRD Jember itu, pada Selasa 25 Februari 2025. Yang waktu itu politisi partai Nasdem ini mendapati 3 kios melakukan pelanggaran dengan menjual pupuk subsidi diatas HET (Harga eceran tertinggi) yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Dihari yang sama 3 kios tersebut diganjar SP 1 (Surat Peringatan pertama), dengan ancaman pencabutan dan pembatalan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan CV. Mitra Tani Lestari selaku distributor apabila dikemudian mengulangi pelanggaran serupa.
Pada sidak kedua ini Cak Toni (sapaan akrab Khurul Fatoni) temukan 2 kios yang masih menjual diatas HET.
“Yang kami lakukan ini (Sidak) dimulai dengan RDP (Remote Desktop Protocol atau Protokol Komunikasi Berjejaring), dengan instansi terkait, baik dinas pertanian PPHP (Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan), dinas perdagangan, bagian ekonomi, kemudian 16 distributor se Kabupaten Jember, termasuk PI (PT. Pupuk Indonesia),” jelasnya, pasa sidak salah satu kios di wilayah Kecamatan Jombang (28/2/25).
Yang semua instansi itu lanjut Cak Toni, sepakat tidak boleh menjual pupuk subsidi diatas HET, “Fix tidak boleh, tanpa alasan apapun,” katanya.
Lebih lanjut ia membeberkan jenis-jenis pelanggaran yang disebutnya sebagai modus untuk menjual pupuk subsidi diatas HET, yang didapatinya selama melakukan sidak, diantaranya sistem paket (membeli pupuk subsidi harus dengan pupuk lain atau pestisida), ongkos angkut, iuran gapoktan, biaya foto kopi e-RDKK dan lain sebagainya.
“Itu modus semuanya, jadi tanpa alasan apapun wajib hukumnya menjual sesuai dengan HET,” tegasnya.
Masih di hari yang sama 2 kios yang terbukti menjual pupuk subsidi diatas HET langsung mendapat SP 1 beberapa waktu pasca sidak sesuai surat yang di keluarkan oleh distributor CV. Mitra Tani Lestari bernomor : 62/SP/CV-MTL/II/2025 dan 63/SP/CV-MTL/II/2025. (Yunus)
JEMBER, Pak JITU.com – Aroma persaingan sengit jelang Asian Music Games 2026 yang akan digelar di Malaysia pada September mendatang sudah mulai terasa di Bumi Pendhalungan. Tak ingin sekadar menjadi penggembira, Jember Marching Ba...
Jember, Pak JITU.com – Kepala Sekolah SDN Tugusari 02, Sri Rahayu, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penolakan calon siswa baru pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), padahal tah...
Jember, Pak JITU.com – Kuasa hukum Wakil Bupati Jember, Karuniawan Nurahmansyah, memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ole...
JEMBER, Pak JITU.com – Kabupaten Jember disebut sebagai daerah percontohan nasional dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana...
Jember, Pak JITU.com – Lebih dari 600 warga dari Desa Grenden dan Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menghadiri kegiatan audiensi terkait penolakan relaksasi jam operasional kendaraan milik PT Imasco Asiatic. K...
JEMBER, Pak JITU.com – Upaya membangun citra positif di tengah masyarakat ditunjukkan oleh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Banjarsari, Cabang Jember. Pada Senin, 30 Maret 2026, mereka turun langsung melaksanaka...
JEMBER, Pak JITU.com – Aroma persaingan sengit jelang Asian Music Games 2026 yang akan digelar di Malaysia pada September mendatang sudah mulai terasa di Bumi Pendhalungan. Tak ingin sekadar menjadi penggembira, Jember Marching Band (JMB) langsung ta...