JEMBER, Pak JITU.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menstabilkan harga komoditas pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
GPM dilaksanakan di Lapangan Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, pada Kamis (4/12/2025). Acara ini menyajikan berbagai komoditas pangan penting dengan harga di bawah harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur, hingga aneka sayuran.
Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk Badan Pangan Nasional, Bulog, Bank Indonesia, PG Semboro, dan ID FOOD. GPM dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Klatakan, Ali Wafa, didampingi oleh Analis Ketahanan Pangan dari DKPP Jember.
Kepala Desa Klatakan Ali Wafa (2 dari kiri) bersama istri dan rekanan sedang meninjau langsung pelaksanaan GPM
Dalam sambutannya, Ali Wafa menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Jember yang telah memilih Desa Klatakan sebagai lokasi kegiatan. “Saya sebagai kepala desa sangat berterima kasih kepada Gus Fawait (Bupati Jember) atas terselenggaranya Gerakan Pangan Murah ini, khususnya untuk warga kami,” ujarnya.
Analis Ketahanan Pangan DKPP Jember, Ujiyanto, menegaskan bahwa GPM diadakan untuk menjaga stabilitas pangan. Program ini menjadi upaya strategis Pemkab Jember untuk memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat di tengah kondisi perubahan harga yang cenderung naik.
“Menurut pengamatan kami, harga pangan akan merangkak naik, terutama menjelang Nataru,” ungkap Ujiyanto, menjelaskan urgensi dari pelaksanaan GPM.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama pada komoditas gula. Ketersediaan gula di stan PG Semboro dilaporkan habis hanya dalam beberapa waktu setelah acara dibuka.
Safa (35), seorang warga dari Dusun Krajan, Desa Klatakan, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini kami sedikit terbantu, mengingat harga sembako perlahan mulai naik. Terima kasih Pemkab Jember,” ungkapnya. (Roith Husein)
JEMBER, Pak JITU.com – Aroma persaingan sengit jelang Asian Music Games 2026 yang akan digelar di Malaysia pada September mendatang sudah mulai terasa di Bumi Pendhalungan. Tak ingin sekadar menjadi penggembira, Jember Marching Ba...
Jember, Pak JITU.com – Kepala Sekolah SDN Tugusari 02, Sri Rahayu, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penolakan calon siswa baru pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), padahal tah...
Jember, Pak JITU.com – Kuasa hukum Wakil Bupati Jember, Karuniawan Nurahmansyah, memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ole...
JEMBER, Pak JITU.com – Kabupaten Jember disebut sebagai daerah percontohan nasional dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana...
Jember, Pak JITU.com – Lebih dari 600 warga dari Desa Grenden dan Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menghadiri kegiatan audiensi terkait penolakan relaksasi jam operasional kendaraan milik PT Imasco Asiatic. K...
JEMBER, Pak JITU.com – Upaya membangun citra positif di tengah masyarakat ditunjukkan oleh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Banjarsari, Cabang Jember. Pada Senin, 30 Maret 2026, mereka turun langsung melaksanaka...
JEMBER, Pak JITU.com – Aroma persaingan sengit jelang Asian Music Games 2026 yang akan digelar di Malaysia pada September mendatang sudah mulai terasa di Bumi Pendhalungan. Tak ingin sekadar menjadi penggembira, Jember Marching Band (JMB) langsung ta...