JEMBER, Pak JITU.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berkomitmen memberikan perhatian khusus bagi para tenaga pendidik keagamaan. Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, memastikan bahwa penyaluran insentif bagi guru ngaji akan tuntas maksimal sebelum hari raya Idulfitri.
Menurut Gus Fawait, peran guru ngaji sangat krusial sebagai garda terdepan dalam pembangunan moral anak bangsa, bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka.
“Guru ngaji adalah benteng dari pembangunan akhlak di Indonesia. Pemkab Jember berkomitmen memberikan perhatian, baik dari sisi jumlah materi maupun pemberian yang layak,” ujar Gus Fawait.
Beliau juga menegaskan bahwa program ini bersifat inklusif, mencakup guru ngaji agama Islam serta guru kitab dari agama lainnya di wilayah Kabupaten Jember.
Dikesempatan yang sama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, melaporkan bahwa proses pendistribusian telah berjalan sejak Selasa lalu (9/3/26). Hingga hari ketiga penyaluran, progres yang dicapai sudah tersalurkan di 77 desa. Dengan jumlah penerima tahap awal sekitar 6.300 guru ngaji. Adapun total target sesuai Surat Keputusan disebutkan Hafid sebanyak 21.505 guru ngaji.
“Kami targetkan seluruh penyaluran selesai maksimal pada tanggal 17 Maret, sesuai arahan Bapak Bupati agar para guru ngaji dapat memanfaatkannya sebelum Lebaran,” jelas Nurul Hafid.
Gus Fawait menambahkan bahwa meskipun nilai nominalnya mungkin tidak sebanding dengan dedikasi para guru, insentif ini merupakan bentuk penghormatan dan pengakuan pemerintah daerah atas jasa-jasa mereka.