Jember, Pak JITU.com – Video oknum PPS dan PPK yang menunjukkan simbol metal (3 jari) di Jember beberapa waktu yang lalu ditanggapi dingin oleh Wakil Ketua Umum Partai Nasdem DPC Jember, David Handoko Seto.
“Menurut saya lucu-lucu saja itu, lucu-lucuan lah kalau itu sampek dilaporkan dan sampai terjadi pemecatan,” Kata David saat dikonfirmasi melalui sambunga WhatsApp, selasa (30/1/24).
Lebih lanjut David menilai jika Bawaslu mengurusi hal-hal yang menurutnya sepele itu, nantinya justru Bawaslu yang tidak netral, “Kenapa saya katakan seperti itu? sekarang ngomong soal urusan jari, salam 2 jari 3 jari 1 jari jadi persoalan, urusan MK yang seserius itu gak ada yang ngurusi kok?,” jelasnya.
“Ya biarin ajalah pemilu kali ini sudah terlanjur rusak, sistem sudah diacak-acak oleh pemerintah, pemerintah tidak lagi netral,” timpalnya
Menurut David prilaku PPS & PPK yang mengacungkan jari metal itu bagian dari dinamika politik, “Mungkin bagian kebanggaan lah, temen-temen yang ada di PPS PPK itu bagian berasal dari bagian Partai Politik tertentu, biar gak apa-apa,” terang anggota DPRD Jember itu..
Lebih lanjut David menegaskan bahwa Partai Nadem tidak akan membuat pelaporan atas permasalahan tersebut.
“Akan kita sikapi, dingin-dingin saja menurut saya, tidak ngaruh lah bagi saya,” kata pria yang saat ini juga sedang menjadi Caleg DPRD Jember itu.
“Kenapa urusan MK tidak ada yang mempersoalkan, padahal itu jelas pelanggaran Konstitusi, Konstitusi kita sudah diinjak-injak dan dikencingi,” timpalnya.
David juga menilai Indonesia sepele jika urusan sebesar pelanggaran Konstitusi di MK saja tidak diurus dan mengurus yang hal-hal sesepele urusan jari oleh PPS PPK. (fit)
[fb_button] [sbscrbr_form]
























