Beranda / Pemerintahan / Dari Wartawan hingga Tiga Kali Nyaleg, Kini Totok Sumianta Maju Jadi Calon BPD Karangbayat

Dari Wartawan hingga Tiga Kali Nyaleg, Kini Totok Sumianta Maju Jadi Calon BPD Karangbayat

Jember, Pak JITU.com – Nama Totok Sumianta mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan jurnalis dan aktivis sosial politik di Kabupaten Jember. Pria kelahiran Nganjuk sekitar 50 tahun silam itu kini kembali menarik perhatian publik setelah resmi mendaftarkan diri sebagai calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.

Pemilik gelar Sarjana Hukum (SH) ini mengawali perjalanan kariernya di dunia jurnalistik pada era 1990-an. Namanya mulai dikenal setelah bergabung dengan media nasional Harian Pelita Jakarta. Di dunia pers, Totok berinteraksi dan menjalin hubungan baik dengan banyak wartawan senior, di antaranya almarhum Samsu Hadi dari Kompas, Esa Ghani, Suyono HS dari Surabaya Pos, almarhum Lukito dari Memorandum, Andung Kurniawan dari Jawa Pos, almarhum Singgih Sutoyo dari Harian Pelita, Didik Mashudi dan Satrio Ijo dari Surya, Didik dari Kantor Berita Antara, serta Sumaji dari Derap Pembangunan.

Kepribadiannya yang mudah bergaul, supel, dan akrab dengan berbagai kalangan membuat Totok cepat dikenal di lingkungan pers. Bahkan hingga kini, namanya masih cukup familier di kalangan jurnalis, termasuk pada era media online.

Saat bertugas di Harian Pelita, Totok mendapat penugasan meliput wilayah eks Karesidenan Besuki yang meliputi Kabupaten Jember, Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo. Pengalaman tersebut semakin mengasah kemampuannya sebagai jurnalis lapangan.

Ketika Jawa Pos Radar Jember membuka pendidikan dan pelatihan jurnalistik, Totok ikut mendaftar. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi, hanya lima orang yang dinyatakan layak untuk mengikuti program magang. Dari lima peserta tersebut, Totok menjadi satu-satunya yang bertahan dan kemudian resmi bergabung sebagai wartawan Radar Jember pada awal tahun 2000-an.

Karier jurnalistiknya kemudian membawanya berpindah-pindah wilayah penugasan. Setelah bertugas di Jember, ia dimutasi ke Bondowoso selama sekitar tiga tahun. Selanjutnya, Totok kembali ditarik ke Jember sebelum akhirnya ditempatkan di Lumajang.

“Saya sempat bertanya dalam hati, kok pindah lagi ya. Tapi sebagai wartawan, saya harus siap ditempatkan di mana saja. Itu bagian dari tugas yang harus dijalankan,” kenangnya.

Sekitar dua tahun bertugas di Lumajang, Totok kembali mendapat penugasan ke Jember. Dari sinilah ketertarikannya terhadap dunia politik mulai tumbuh. Ia kemudian aktif di salah satu partai politik dan pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris sekaligus Ketua Bidang Komunikasi tingkat kabupaten.

Tidak hanya aktif sebagai pengurus partai, Totok juga pernah tiga kali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember. Meski belum berhasil meraih kursi legislatif, semangatnya untuk mengabdi kepada masyarakat tidak pernah surut.

Perjalanan organisasinya juga cukup panjang. Ia pernah mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Jember dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember. Walaupun belum berhasil, Totok menganggap setiap pengalaman sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian.

BACA JUGA :   Eks Wartawan Radar Jember Terjun ke Politik Desa, Totok Sumianta Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Karangbayat

Menariknya, keberhasilan politik justru pernah ia raih di tingkat paling dasar, yakni saat mencalonkan diri sebagai Ketua RT di wilayah Patrang. Dalam pemilihan tersebut, Totok berhasil meraih suara terbanyak dan mengungguli tiga kandidat lainnya.

Kini, dengan bekal pengalaman panjang di dunia jurnalistik, organisasi, dan politik, Totok Sumianta mencoba mengabdikan diri melalui jalur yang lebih dekat dengan masyarakat, yakni sebagai calon anggota BPD Desa Karangbayat.

BACA JUGA :   Bank Jatim Capem Tanggul Trauma Desa Sidomekar Lumpuh

“Semua saya nikmati. Dalam setiap perjuangan pasti ada yang berhasil dan ada yang masih tertunda. Yang terpenting adalah terus berbuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Totok.

Komentar Facebook
Tag:

Tinggalkan Balasan

Post Lainnya