Jember, Pak JITU.com – Seorang pejabat pemerintahan dilingkungan Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, berinisial HM, adalah orang yang disebutkan Bunga (nama samaran wali murid yang diduga gagal mendaftarkan anaknya di SMA Negeri Balung), sebagai salah satu wali murid yang juga menyiapkan dana sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah), agar anaknya bisa masuk sebagai siswa SMAN Balung (SMABA).
Untuk mendapatkan konfirmasi terkait hal tersebut, sabtu (15/7/23) wartawan Pak JITU.com mendatangi rumah HM diwilayah Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Jember, setelah sebelumnya HM beberapa kali wartawan konfirmasi melalui sambungan telpon, namun belum dapat memberikan konfirmasi.
Saat wartawan temui dirumahnya, HM menolak memberikan keterangan terkait penyebutan dirinya dalam kesaksian Bunga, ia mengaku tidak enak dengan TL (oknum SMABA) yang disebutkan juga oleh Bunga sebagai orang yang memasang tarif sebesar Rp7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah), agar anaknya bisa masuk SMABA.
Kediaman Pejabat HM, Di wilayah Desa Karangsono
HM mengaku bahwa TL adalah temannya, sehingga dia bingung harus memberikan komentar apa? perihal uang Rp5 juta yang ia siapkan agar anaknya bisa diterima di SMABA, seperti diceritakan Bunga.
Sementara itu, TL saat wartawan datangi dikediamannya dihari yang sama, rumahnya terlihat sepi tidak ada penampakan sama sekali meskipun beberapa kali wartawan ucapkan salam, warga sekitar yang kami temui dan tanyai menyampaikan TL sedang tidak berada dirumahnya.
TL ini termasuk orang yang sangat susah ditemui, saat awal-awal berita dan video kesaksian Bunga beredar, tentang dugaan ia telah memasang tarif daftar masuk siswa SMABA, TL mengaku sedang diluar kota ketika wartawan hubungi melalui sambungan telpon, guna dimintai konfirmasi.
Sampai saat berita ini dibuatpun, TL masih belum dapat ditemui, dan Pak JITU.com masih dalam upaya menemuinya guna dimintai konfirmasi perihal penyebutan namanya oleh Bunga sebagai oknum yang diduga kuat sebagai mediator Kepala Sekolah SMABA, untuk memasang tarif daftar masuk siswa baru. (fit/fan)
Jember, Pak JITU.com – Perkembangan media sosial telah melahirkan banyak kreator digital yang mampu mengubah hobi menjadi profesi. Salah satunya adalah Firdaus Fibriansyah, warga Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, yang ber...
Jember, Pak JITU.com – Pemerintah Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, membantah isu yang menyebut adanya perangkat desa yang merangkap jabatan sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kepala Desa Cangkr...
Jember, Pak JITU.com – Polemik tertundanya pencairan anggaran rutin Pemerintah Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, yang sempat berdampak pada penghentian sementara pelayanan kepada masyarakat, mulai menemukan titi...
Jember, Pak JITU.com – Nama Totok Sumianta mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan jurnalis dan aktivis sosial politik di Kabupaten Jember. Pria kelahiran Nganjuk sekitar 50 tahun silam itu kini kembali menarik perhatian ...
JEMBER, Pak JITU.com – Nama Totok Sumianta, SH mulai menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Mantan wartawan Jawa Pos Radar Jember tersebut resmi mendaftarkan diri...
Jember, Pak JITU.com– Penghentian sementara pelayanan administrasi di Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, disebut bukan disebabkan oleh tidak adanya dasar hukum untuk pencairan anggaran desa, melainkan karena piha...
Jember, Pak JITU.com – Perkembangan media sosial telah melahirkan banyak kreator digital yang mampu mengubah hobi menjadi profesi. Salah satunya adalah Firdaus Fibriansyah, warga Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, yang berhasil membangun audi...